Posted by: isna | November 6, 2009

Enam Kesalahan Pria Ketika Berhubungan Seks

Azwin Nugraha

18/08/2009 16:08 | Seksologi
Liputan6.com, Jakarta: Tujuan pria berhubungan seks bukan cuma sekadar meraih kepuasan semata. Ada alasan khusus seperti ingin dipercaya pasangan, meneruskan tali generasi, menciptakan harmoni, dan lain sebagainya. Intinya, kebanyakan kaum pria ingin memberikan arti positif dalam hubungannya. Namun sayangnya, terkadang pria hanya mengandalkan nafsu dan tidak memakai hati dalam berhubungan intim. Alih-alih ingin membahagiakan pasangan, justru mimpi buruk bercinta yang didapat. Tak dipungkiri, pria kerap melakukan kesalahan fatal dalam bercinta. Diolah dari berbagai sumber, kesalahan tersebut antara lain:

1. Terlalu nafsu.
Kebanyakan pria menjadi liar seperti binatang jika sudah di atas ranjang. Hal ini dilarang dalam peraturan bercinta. Terkadang, pria terlalu mengebu-gebu dalam hubungan seks sehingga tidak memperhatikan pasangan yang membutuhkan pemanasan alias foreplay. Tak dapat dipungkiri, wanita butuh cumbuan dan rangsangan lebih lama pada daerah sensitifnya agar benar-benar siap melakukan senggama. Bagi kebanyakan wanita, foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan intim adalah mutlak harus dilakukan dan diperlukan.

2. Terlalu mengandalkan besarnya “senjata”.
Jangan memaksakan penis untuk melakukan penetrasi berlebihan pada “surga” wanita. Daerah sensitif di sini hanya berjarak sekitar 5 hingga 7 sentimeter dari mulut “Miss V”. Alat vital pria yang terlalu besar terkadang justru membuat sakit vagina saat penetrasi. Hal ini terjadi lantaran ukuran penis yang tidak sebanding dengan besarnya liang vagina. Akibatnya, vagina dipaksa untuk melebar yang tentunya menyakitkan.

3. Kebanyakan menggunakan pinggang.
Umumnya, pria kerap menggunakan gerakan pinggang saat “berdansa” di atas ranjang. Sejatinya, bukan pinggang yang digoyang, melainkan pinggul. Tak percaya? Coba gerakkan pinggang Anda ketika bercinta. Usai orgasme, pinggang Anda bakal terasa sakit. Orgasme berarti pelepasan tiba-tiba ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul, bukan pinggang.

4. Percaya daging kambing.
Ada anggapan daging kambing dapat menaikkan gairah seksual. Tetapi, tahukah Anda bahwa jika terlalu banyak konsumsi daging kambing dapat mengancam prostat?

5. Memaksakan diri.
Kondisi kesehatan prima diperlukan demi kelancaran berhubungan seks. Jangan memaksakan diri Anda saat tubuh sedang tidak fit, hanya karena terangsang adegan film dewasa atau melihat kemolekan dan keseksian tubuh pasangan. Jika dipaksakan, hal ini dapat berakibat tidak baik. Anda bisa sakit dan pasangan tidak terpuaskan.

6. Terburu-buru mencabut “senjata”.
Selepas berhubungan seks, jangan terlalu cepat mencabut penis Anda apalagi langsung tidur. Saat itu, wanita ingin dimanjakan dengan sedikit cumbuan sayang atau pelukan hangat. Hal ini tampak sepele, tapi umumnya wanita akan sebal kalau Anda langsung tidur. Pelukan mesra setelah bercinta justru bisa membuat hubungan pria dan pasangannya semakin erat dan dalam.

Intinya, jangan egois dalam bercinta. Bukan cuma Anda yang ingin merasakan dahsyatnya orgasme. Pikirkan pasangan Anda yang juga ingin menggeliat nikmat.(LUC)

sumber :  liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: